Rabu, 25 Desember 2013

Kode kodean~

Bismillahirrohmaanirrohiim
Assalamualaykum Wr. Wb. pembaca semuaaaaa ^^ (read; diri sendiri nyiehehe)
Aaaak sudah lama sekali yah Lia engga posting apapun di blog ini sampe sampe blog ini berdebu T.T
Okay bulan Desember 2013 ini sangat luar biasa buat Lia. Semua berawal dari ajakan teteeh aku (read; teteh ketemu gede), Ria Nurfitriani Dewi. Di pertengahan November, Lia ditawari bergabung dengan  Inspirasi Publishing, sebuah penerbitan yang dibangun oleh anak-anak Muda (YEAY! Lia masih masuk kategori muda syalalaaa~).
Dengan masuk ke Inspirasi Publishing, Lia jadi kenal orang-orang baru luar biasa. Teh Ria ‘connecting people’ (ehem kayak iklan handphone -_-a), Teteh ‘Wise’ Lutfiah Hayati, Teteh ‘patient’ Annis, Teteh ‘Murah Senyum’ Tsani, Teteh ‘Baik banget’ Meyda Sefira (Ituloh pemeran Ayatul Husna di KCB), Akang ‘Gudang Ide’ Aonillah, Kang ‘Si i o’ Yasho, Teh ‘yang ditularin kenyebelinannya sama Lia’ Nufus, Teh Njah, Teh Husna, Akang ‘passion’ Augie, Teh Dinceu IMM, crew IMM dan semuanya kalian Luar Biassaaa hehe
Sebelumnya Lia dapet tugas dari Bu Lena (Dosen Pengantar Bisnis) untuk nulisin resolusi 5 tahun kedepan dan itu perbulan. Dan alhamdulillah, resolusi Lia untuk dapet ‘partner’ terkabul juga. Ya memang masalah waktu, usaha kita dan tentu ‘tangan-tangan Allah’ yang bekerja.
Berkaitan dengan hal tersebut diatas #eaaa, Lia mengutip ucapan dari Kakek nya Spiderman (tentunya dengan sedikit modifikasi ; Lia lupa tepatnya hehe), “seiring dengan datangnya kekuatan yang besar, datang pula tanggungjawab yang besar pula”. Ketika terbuka lebarnya kesempatan Lia dalam proses pencarian Passion (FYI, aku belum nemu passion akuuuu huhu #prayforlia #koinpedulilia :-D) dan meluasnya silaturahim, ada beberapa permasalahan yang cukup nguras perhatian. Sempet shock juga dengernya dan hati Lia sempat dilanda kegelisahan teramat dalam (#fixliaalaymaksimal). Tapi Lia percaya mungkin ini cara Allah buat ngingetin Lia dan ‘mengarahkan’ Lia ke rencana hebat-Nya.
Hal yang Lia ambil dari permasalah ini adalah bahwa umur kita gaakan cukup untuk belajar dari kesalahan diri sendiri, maka ketika orang lain berbuat kesalahan jadikan itu pelajaran berharga. Lia sih mikirnya rugi banget kalau ada masalah dibiarin ‘lewat’ tanpa kita ambil ibrohnya. Jadi asa ga bermakna gitu. Kalau kata kang Harri Firmansyah ( @PassionateHarri) sih, “Apapun yang terjadi pada kita tidak ada artinya sebelum kita sendiri yang memberikan arti pada hal tersebut”. Maksudnya, yang kita anggap itu ‘masalah’ belum tentu murni ‘masalah’. Karena itu dinilai dari sudut pandang kita terhadap sesuatu. Bisa jadi masalah itu merupakan ‘kode’ dari Allah yang ngingetin kita bahwa sebaik-baiknya maupun seburuk-buruknya keadaan, ujung-ujungnya cuma Allah satu-satu nya harapan kita. Ya Lia harap sih Lia sendiri ngerti ‘kode’ Allah tersebut dan bisa menilai hal apapun dengan positif, agar hasilnya positif pula.
Oh iya ini postingan pertama pas Lia bergabung di group One Day One Article, sebuah komunitas yang mempunyai misi “Semua bisa menulis”. Semoga tulisan Lia bermanfaat ya kakak-kakak, maafin yaa ini masih belajar nulis. Seneng bisa bergabung dengan kalian, seneng tertular virus menulis dari kalian ({})
Mungkin postingan hari ini segini dulu deh, semoga bermanfaat.
Lia Amalia, sebungkus snack dan air minum melaporkan artikel dari pojokan kamar :-D

Wassalamualaykum ^^