BTW,
belum pernah posting pemeriksaan rutin #1 atau #2 sih. Gapapa yah loncat aja
huahahahaha
***********
Pada
hari senin (tepatnya 2 hari yang lalu), saya pergi ke Puskesmas Desa untuk
melakukan pemeriksaan rutin tiap bulan. Ternyata bulan ini berat badan saya
naik lagi 2.5 kg. Dari yang tadinya 58kg menjadi 60.5kg (Pantesan makin hari
makin engap kalo jalan duh haha).
Selain
itu, detun juga diukur detak jantungnya. Detaknya 128/menit. Kalau kata suami
sih itu tandanya detunnya babyboy (^^)v. Ini pasti si Babeh girang nih kalo
beneran. Si epi juga ikut girang haaha
Tapi mau perempuan mau laki-laki, semoga detun tumbuh
dan berkembang dengan nyaman serta sehat yah di rahim ibun. Semoga detun juga
lahir dengan nyaman dan selamat serta lancar segala-galanya.
Oiya, detun juga udah ada ukurannya. Kemarin diukur, tapi saya gangerti tulisan bidan nya. Plus lupa nanya haha soalnya fokus ke imunisasi TT. Bumil lupaan wajar sih katanya. #pembelaan. Setelah selesai dari bidan desa, saya meluncur ke puskesmas kecamatan untuk di suntik TT 9 (Tetanus Toxoid).
Menurut
hasil googling disini, imunisasi TT sangat bermanfaat untuk:
- Melindungi bayinya yang baru lahir dari tetanus neonatorum (BKKBN, 2005; Chin, 2000). Tetanus neonatorum adalah penyakit tetanus yang terjadi pada neonatus (bayi berusia kurang 1 bulan) yang disebabkan oleh clostridium tetani, yaitu kuman yang mengeluarkan toksin (racun) dan menyerang sistim saraf pusat (Saifuddin dkk, 2001).
- Melindungi ibu terhadap kemungkinan tetanus apabila terluka (Depkes RI, 2000). Kedua manfaat tersebut adalah cara untuk mencapai salah satu tujuan dari program imunisasi secara nasional yaitu eliminasi tetanus maternal dan tetanus neonatorum (Depkes, 2004)
Ke
puskesmas kecamatan seumur-umur baru 2 kali. Yang pertama sebelum nikah buat
suntik juga. Lupa istilahnya suntik apa. Intinya sih buat jaga kondisi sama
stamina plus menangkal radikal bebas
penyakit kayanya sih. Pas suntik sebelum nikah itu gak sakit sama sekali
seriusan. Padahal udah siap-siap pasang eskpresi sakit soalnya divideoin
(centil emang). Jadi malu sendiri gegara wajah siap-siap meringis tau-tau saya gak ngeh kalau disuntiknya udah kelar. Yaelah.
Nah
suntik tetanus iniloh Subhanallah dah. Pas disuntik sampe kaget dan si tangan
pegel gitu selama 2 hari. Pas hari disuntiknya malah gadibolehin mandi sama si
mamah. Bisi meriang. Meriang beneran, bukan Merindukan Kasih Sayang. Skip.
Besoknya
baru mandi deh, pakek aer anget. Duh nikmatnya jadi bumil. Banyak yang
merhatiin dan bantuin. Itu skripsi gak sekalian di bantuin? #mintaditabok
Sampe
hari ini masih pegel-pegel setengah badan. But honestly, I really enjoy the
process. Every single things that change. Dan lagi hamil gini jadi semakin
merasakan bukti cinta dan perjuangan seorang ibu. Kita dicintai sebelum kita
lahir, bahkan sebelum kita ada. Duuuh salute deh buat seluruh mama-mama di
dunia.
Akan
ada apa lagi dikehamilan saya nanti? Saya akan menyambutnya dengan bahagia.
Regards,
Lia
Amalia
Bumil
bersahaja, yang akan banyak
berliannya.