Resume Kulwapp IIP Bandung 1
Shofi as admin
Nia as host
Mesa as co-host
📆Jum'at, 24 April 2015
⏰ 13.30-14.30
👸 bunda Isti Khaerani - Financial Trainer for Women n Kids
FINANCIAL EDUCATION FOR KIDS
Dalam sebuah keluarga, perencanaan keuangan biasanya hanya dilakukan oleh Ibu dan Ayah. Padahal jika perencanaan keuangan dilakukan dalam sinergi "A Home Team" yg terdiri dari ayah,ibu,dan anak2,,,yg sama2 memiliki impian dan tujuan keuangan yang sama,insya Allah impian dan tujuan keuangan keluarga dpt lebih cepat terwujud.
Financial education perlu dilakukan sejak dini. Konsep yg paling dasar dlm financial education utk anak adalah utk lebih menghayati makna syukur,,terima kasih kpd Allah atas sgala rezeki yang telah diberikan kepada anak dan keluarga. Sehingga anak bs lebih menghargai uang atau barang yang dimilikinya.
Dari berbagai literatur, terdapat 4 point yang bisa kita ajarkan ke anak:
1. Earning Money
Kita dapat memberikan pemahaman kepada anak, bagaimana uang itu diperoleh,apa pekerjaan ayah atau bundanya. Uang yang di ATM bisa kita ambil krn Ayah atau Bunda bekerja mencari nafkah dan menabung. Dan kita bisa diskusi dgn anak ttg berbagai profesi yg ada di sekitar lingkungan rumah (sperti dokter, insinyur, pedagang,tukang becak, tukang sampah,dll), shg anak dpt memahami bahwa utk mendapatkan uang perlu usaha.
Utk anak yg lbh besar, bs mulai qta motivasi utk blajar mendapatkan uang sndiri, misal nya menabung di bank sampah utk mendapatkan uang.
2. Smart Spending
Kita perlu edukasi anak utk slalu belanja hemat, dan dapat membedakan keinginan dan kebutuhan. Shingga anak bs blanja hemat dan cermat sesuai kebutuhannya.
3. Saving Money
Supaya anak trmotivasi utk menabung,qta dpt diskusikan dgn anak apa impian atau tujuan keuangan anak. Misal:anak ingin alat musik tertentu atau ingin liburan, qta bs motivasi utk menabung. Tabungan bs dlm bentuk tabungan di bank atau celengan.
4. Sharing (berbagi)
Selalu ingatkan anak bahwa dlm harta kita ada hak orang lain,,ajak anak utk rutin bersedekah, atau diajak menabung rutin utk kurban. Kalau ada bencana alam,ajak anak utk sama2 membantu baik dlm bentuk uang atau barang.
Dalam literatur moneyasyougrow, Yang perlu diajarkan utk anak usia 3 sd 5 taun:
1. Utk membeli sesuatu memerlukan uang
2. Earning Money by working
3. Utk mendapatkan sesuatu tdk bs instan, anak harus menabung dl
4. Membedakan keinginan dan kebutuhan.
Anak jangan diberi uang jajan, namun berikan UANG SAKU, dan edukasi anak utk membagi uang sakunya utk BBM (Belanja Hemat,Berbagi,Menabung)
Pandai atau tidaknya anak dalam mengelola uang merupakan salahsatu bentuk hasil tiruan atas perbuatan orangtuanya. Sehingga yg paling penting dlm financial education for kids adalah contoh orang tua dlm mengelola keuangan dgn baik, dan dapat membedakan keinginan dan kebutuhan.
〰〰Sesi tanya jawab〰〰
1 Kalau bedanya uang jajan dan uang saku apa? Dan sejak umur berapa anak dibiarkan memegang uang sendiri/diberikan uang saku?
Terimakasih 😊 -Hani-
1Hatur nuhun,teh Hani,,,Dengan konsep uang saku,anak bs dilatih utk BBM..dlm uang saku ada digunakan utk Belanja Hemat (atau jajan), Berbagi, Menabung... Kalau uang jajan berarti smuanya dipake utk Belanja. Anak mulai SD (umur 6 ataun 7)sudah bs dikenalkan mengenai uang saku..✅
2 Baiknya uang saku diberikan harian, mingguan atw bulanan?
2boleh dimulai mengenalkan anak pd uang saku,tp dijelaskan jg bahwa uana uang saku hanya digunakan saat diperlukan. Kalau anak nyaman dengan bekal dari rumah, uang saku dpt lbh hemat tdk digunakan utk jajan.
Utk anak usia 6 sd 10 uang saku bs harian, utk umur 11 sd 12 bs diberi uang saku 3 harian (shg anak bs belajar planning keuangan), utk smp uang saku mingguan,dan utk sma bs bulanan.
Poin yg penting adalah slalu ingatkan anak ttg konsep perencanaan, belanja hemat,berbagi,menabung,,,dan membedakan keinginan dan kebutuhan..✅
3 Bagaimana memberi pemahanan pada anak 2th utk membedakan antara kebutuhan & keinginan? -Nisa-
3idealnya utk financial education for kids dimulai dari umur 3,,,namun kalau anak qta di umur 2 sdh bs berkomunikasi dgn baik, bs diedukasi kasi melalui cerita2 sederhana. Misal,,,Lulu udah punya 5 tas, kalau lulu pingin beliin tas lg,,,"itu lulu pengen atau butuh?"...kalau spatu lulu udah kekecilan...lulu bs bli spatu..krn lulu butuh spatu...✅
4 1. Bagaimana teknis mengedukasi anak utk berbelanja (jajan) hemat? -Desi-
4utk mengedukasi anak dlm belanja hemat, anak perlu tahu konsep pengelolaan uang sesungguhnya, misal ttg brp byk uang yg hrs ditabung,brp yg digunakan utk blan. Misal saat anak punya uang 20 ribu,ajak anak utk berpikir, uangnya akan direncanakan utk beli apa aja. Dan ajarkan utk membagi pos2 pengeluaran uangnya.
Ajarkan konsep yg tepat,konsep ta tawar menawar, dan berempati dgn sesama yg kekurangan. Kalau qta berbelanja brsama anak ke pasar atau supermarket,diskusikan dgn anak trlebih dahulu apa brg yg dibutuhkan utk dibeli.. Bunda beri contoh dgn memilki daftar blanja✅
5 Bgmna menjaga konsistensi anak agar rajin menabung di rmh? Apakah ortu hrs mencontohkan menabung jg di dpn anak? -Desi-
5⃣betul,teh Desi,,,plg bagus jika ada contoh dari orangtua. Anak di rmh punya celengan favorit (bs celengannya dihias ,dan ditempel impiannya atau tujuan keuangannya) jd anak trmotivasi utk menabung. Kalau anak saya (umur 5 taun), utk menabung di skolah,,,sy kasi 4000, 2 ribu utk menabung dan 2000 utk infaq atau tabungan qurban.
Kalau anak dpt uang dlm jumlah bsar (misal:khitanan,atau lebaran) bs ddiajak menabung di bank. ✅
6 Kondisi keuangan di keluarga tdk selamanya stabil...seringkali terjadi fluktuatif dana.
Saat dana minim bagaimana cara yg baik mengkomunikasikannya kpd anak2? Agar tdk tumbuh rasa minder dan rendah diri.
6⃣Keluarga adalah sbuah a home team,,,utk tujuan keuangan dan pengelolaan keuangan bs didiskusikan dlm "family strategic planning" . Utk anak usia 10 taun ke atas bs mulai diajak diskusi,,,ttg pos pengeluaran keluarga,,,pemasukan kluarga...
komunikasikan dgn anak ttg apresiasi bhwa utk dpt uang ayah dan atau bunda hrs bekerja,,,dan konsep makna syukur thd harta yg dititipkan Allah. Bs jg ajak anak utk liat skeliling ttg kondisi org2 yg lbh kekurangan.
Cara anak berinteraksi dgn uang akan membentuk karakternya ke depan. ada kisah menarik dari penelepon (saat sy siaran di MQ) ttg anaknya yg slalu hemat dan mmbawa bekal dari rmh (masakan mamanya),awalnya anak tsb diejek oleh tmen2nya,,,krn slalu bw bekel...dibilang "anak mama",dll...tp anak itu punya karakter yg kuat,,ttep teguh bw bekel dan tdk trbawa arus.trnyata lama2,,malah tmen2nya yg trtarik dan suka minta bekel anak itu,,,dan akhirnya tmen2 nya malah bawa bkel jg ke skolah 😄✅
7 Teh Isti,
Waktu saya SD dulu,sy belum kenal jajan. Ibu selalu membawakan bekal dr rumah,sehingga uang saku yg sy gunakan hny untuk beli mainan/telfon ke wartel kl blm dijemput. Uang tabungan diberikan di luar uang saku. Pertanyaan saya,apakah hal tsb masih relevan diterapkan di jaman skrg? Karena dulu kl liat temen beli jajan di sekolah tu,suka pengen gt. Jadi sbg gantinya,sama ibu di rumah jd praktek gt, ibu berperan sbg bu kantin. -Mesa-7⃣Wah,,,Ibunya teh mesa berarti financial plannya udah OK,,,yg konsep ibu berperan sbg ibu kantin, sama dgn yg dl pernah Bu Septi ajarkan,,,kynya bermain warung2an di rmh,jd anak ttep bs belajar konsep jual beli. Hal trsbut bs msh relevan,teh,,,slama anak nyaman dgn konsep itu mangga diteruskan.
Utk blajar jual bli, anak jg bs diedukasi utk bant bunda blanja di warung. Kalau fara sneng bgt kalau disuruh blanja ke warung beli telor, pul nya,,,telornya dihitung,,,dan dimasukkan kulkas,dan uang kembalian dikasi ke bunda (utk melatih jujur).✅
Alhamdulillah,,,,terima kasih bunda2 hebat,,,qta sudah blajar brg disini...mudah2an bermanfaat,,ya,,,
Dan qta bs sama2 istiqomah utk bs jd contoh utk anak2 qta dlm mengelola keuangan,,,shg bs trwujud keluarga cerdas finansial.
Terimakasih.