Kamis, 08 Mei 2014

MESSED UP



Messed up



Pernah tidak berpikir bahwa dirimu adalah orang terburuk di dunia? Aku pernah, sering.



Pikiran semacam itu mau tidak mau menyulut sebuah pikiran, ada tidak ya orang yang mampu menghadapiku seumur hidup? Ada tidak ya laki-laki yang mau menghabiskan sisa umurnya dalam kesialan bersamaku?



Menahan malu ketika aku mulai berbuat gila. Menahan amarah ketika aku selalu kritis membantah. Menahan gemas tiap kali aku menangis. Menahan resah ketika aku mulai tidak bisa dipercaya. Menahan langkah agar tidak pergi ketika bahkan aku bilang ingin sendiri.




Ada tidak ya orang yang tidak kehilangan cinta ketika aku terlihat bodoh? Ketika aku terlihat kalah. Ketika aku terlihat jahat. Ketika aku terlihat tidak menurut. Ketika aku terlihat liar. Ketika aku terlihat kacau.



Ada tidak ya orang yang bersedia berusaha memahami walaupun tak sepenuhnya mengerti apa yang kupikirkan? Tidak setahun dua tahun, tapi selamanya. Ada tidak ya orang yang mau menungguku mampu bicara apa yang kurasakan? Tidak setahun dua tahun, tapi selamanya. Ada tidak ya orang yang cukup sial untuk mau kudampingi? Tidak setahun dua tahun, tapi selamanya. Ada tidak ya orang yang mampu menampar tanpa perlu menyakiti? Tidak setahun dua tahun, tapi selamanya.



Setahun, dua tahun, mungkin ada yang sanggup. Tapi lihat, apa seumur hidup mampu menggenggam keledai liar yang bahkan tidak bisa diajari?



Surabaya,24 April

Tidak ada komentar:

Posting Komentar