Hari ini hari luar biasa! Mau tau kenapa?
Karena eh karenaaaaaaaaa *jengjengjeng*
HARI INI LIA IKUTAN TRAINING PUBLIC SPEAKING!!!
Tumben-tumbennya Lia dateng sejam sebelum acara mulai. Soalnya Lia salah fokus pas liat jarkoman jamnya, Lia kira mulai jam 8 eh taunya jam 9. Omaygat. Lebih parah lagi malah kemaren Lia udah siap bingit berangkat ke tempat Training (Gedung Muda Mulia kalau dulu mah -Jalan Tubagus Ismail Raya No.5 [deket tukang es duren enak teaaa]). Udah mah kecepetan hari eh besoknya kecepetan waktu -_-. Tapi gapapa, karena Training dari Exa Educa ini kece banget dan kebutuhan buat Lia yang memang calon guru.
Kenapa guru butuh Public Speaking? Ya kan Guru itu menyampaikan ilmu, maka harus belajar juga cara menyampaikan ilmu tersebut biar bisa memberikan pemahaman yang baik untuk generasi masa depan. Ah mulia sekali Guru :')
![]() |
| #LiaSalahFokus Sumber Foto dari sini |
Kenapa Lia ikutan training? Kalau kata peribahasa sih "I stupid forever, so I'll study forever" #ciegitu. Ditambah Lia punya kesulitan untuk menyampaikan sesuatu di depan publik, jadi semacam ikhtiar gituuu
Oalah ini kepanjangan euy prolognya. Baiklah *ehem* mari kita mulai kawan-kawan. Silahkan duduk senyaman mungkin dan siapkan cemilan. Karena materi ini sungguh luar biasa cetar membahana badai banjir di Jakarta *ngutip bahasa nya MC tadi-kang Adam Andytra-* Berikut hasil pemahaman yang lia dapet dari trainer hari ini, Teh Witgia Indah Rosayu. Cekidot~
***
PRINSIP MENJADI GURU YANG MENYIMPUL SENYUMA
Menjadi Guru sudah barang tentu akan merasa bahagia apabila dapat menyimpulkan senyuman serta pemahaman bagi para siswanya. Akan sangat sedih apabila ketika proses belajar mengajar anak-anak peserta didik apatis terhadap mata pelajaran. Nah cara untuk menyimpulkan senyuman dan pemahaman bagi siswa itu terbagi kedalam dua ranah. Yaitu Verbal dan Non Verbal.
Menurut Wikipedia," Komunikasi verbal adalah komunikasi dengan menggunakan simbol-simbol verbal. Simbol verbal bahasa merupakan pencapaian manusia yang paling impresif. Ada aturan-aturan yang ada untuk setiap bahasa yaitu fonologi, sintaksis, semantikdan pragmatis. Komunikasi verbal terbagi menjadi dua, komunikasilisa atau oral communication (berbicara dan mendengar , komuikasi tertulis atau written communication (menulis dan membaca)."
Nah adapun prinsip-prinsip menjadi Guru Kece dalam ranah Komunikasi Verbal adalah sebagai berikut:
1. Munculkan Kesan
Let's make it simple. Contohnya nih ada dua kondisi.
Kondisi pertama: "Anak-anak, matapelajaran ini cukup sulit. Jadi kalian harus mendengarkan dengan baik jika tidak mau gagal ujian."
Kondisi kedua: "Anak-anak, hari ini kita kedatangan tamu yaitu mata pelajaran *sebutkan nama mata pelajaran*. Mata pelajaran ini menantang, jadi barangsiapa yang memperhatikan dengan seksama dia akan menjadi pemenang dan mendapatkan pemahaman yang luar biasa. Kalian siap??"
Nah, kerasa kan beda nya? Penggunaan kata 'sulit' berbeda effect dengan penggunaan kata 'menantang'. Pada kondisi pertama, anak akan merasa rendah diri sebelum belajar dan fikiran mereka menjadi negatif. Sedangkan pada kondisi kedua, anak akan merasa tertantang serta terdapat proses untuk mencapai dan menaklukan mata pelajaran tersebut.
2. Inklusif
Inklusif disini maksudnya adalah mengajak. Mengajak berarti melibatkan oranglain untuk bersama-sama berpartisipasi dalam suatu kegiatan. Mengajak itu penting dalam proses mengajar. Kenapa? Karena dalam kondisi ini, siswa merasa guru bukanlah lawan, tetapi kawan.
Perhatikan contoh berikut ini:
Kondisi pertama: "Anak-anak, ibu minta kalian mengumpulkan PR kalian ke depan"
Kondisi Kedua: "Anak-anak, mari kita kumpulkan PR dan bahas bersama"
Bisa menyimpulkan perbedaannya? Perintah dan ajakan berbeda kan ya :)
3. Spesifik
Lia pernah sekilas baca guyonan tentang Doa. Jadi disitu tertulis bahwa seseorang berdoa dengan meminta bahwa hanya dengan menggoyangkan kaki, dia menjadi kaya. Akhirnya Allah mengabulkan doanya dengan menjadikan ia sebagai penjahit. Bisa jadi maksud si orang tsb bukan seperti itu, akan tetapi karena tidak spesifik mka jadilah ia sebagai penjahit.
Begitu pula dengan mengajar kita butuh menjelaskan detail baik itu ketika memberikan tugas dsb. Let see the difference
Kondisi Pertama : "Anak-anak, siap siap istirahat "
Kondisi Kedua : "Anak-anak, coba tutup buku kalian, rapikan dan simpan di tempat semula karena sebentar lagi jam istirahat"
Pada kondisi pertama, yang terjadi adalah siswa melakukan banyak hal secara refleks yang tidak kita inginkan seperti buka handphone, dan sebagainya, padahal kita tidak bermaksud demikian. Tetapi akan berbeda pada kondisi kedua dimana siswa akan melaksanakan apa yang kita ucapkan.
Adapun prinsip-prinsip menjadi Guru Kece dalam ranah Komunikasi NonVerbal adalah sebagai berikut:
1. Kontak mata
Lakukan kontak mata menyebar keseluruh penjuru kelas pada satu persatu siswa. Ini dimaksudkan untuk membangun kedekatan sehingga siswa merasa dihargai. Akan tetapi jangan dilakukan lebih dari 3 detik pada satu orang karena orang yang ditatap akan merasa risih.
2. Nada Suara
Seorang guru yang Enerjik bisa menempatkan penggunaan nada suara baik dari volume maupun frekuensi.
3. Gerak tubuh
Body language penting untuk mendukung dan mendapat perhatian siswa ketika mengajar. Akan tetapi tidak disarankan berjalan secara dinamis di kelas sambil berbicara. Berbicaralah ketika pergerakan telah berhenti pada suatu titik agar siswa tidak kebingungan antara memperhatikan pergerakan kita dengan memperhatikan penjelasan kita.
Lia rasa cukup dulu ya di postingan kali ini. Insya Allah Lia akan perbaiki lagi, tapi mau nyontek dulu catetan pas kulian Belajar Pembelajaran sama Pak Rasto dulu pas semester 4 hehe.
![]() |
| Kiri-Kanan: Teh Wulan, Teh Dina, Teh Dessy, Teh Susan (kalogasalah), Teh Bugi (Witgia), Lia, De Risa & Teh Hanisa Bawah Kiri-Kanan: Kang Adam & Kang Indra |
![]() |
| Kalo candid ngajar/presentasi, posisi tangannya selalu gitu :( |
Sekian laporan dari Lia. Semoga bermanfaat. Tetap semangat para pendidik :)
![]() |
| Sumbernya ini qaqa |
Wassalamualaykum
Regards,
Lia Amalia (Calon TeacherPreneur & SuperTeacher Indonesia aamiin)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar