Selasa, 17 Juni 2014

Surat Cinta Untuk Hati

Astagfirullah astagfirullaah..
Hari ini Lia ngerasa kacau. Entah itu hati, fikiran maupun perasaan sampai pencernaan pun bermasalah. Akhir-akhir ini sering males makan. Makan hanya untuk menenangkan perut dan lambung ditambah mual-mual yang tertahan. Entahlaah …
Hari ini bangun siang (tapi alhamdulillah sempet sholat)..
Dan sebelum dzuhur kerjaan Cuma leyeh-leyeh tanpa semangat seperti biasanya.. Beres Dzuhur baru deh Lia mau keluar untuk refresh otak sama hati.
Sambil mengetik ini pun (koridor Al-Furqon) lia masih ga karu-karuan. Pengen nangis, malu. Pengen teriak, ga berani. Pengen loncat-loncat apalagi..
Astagfirullaah astagfirullah…
Semoga tidak ada apa apa ya Rabb. Aku berlindung kepada Allah dari jahat nya syetan yang mengganggu hati aamiin


By the way, mau ngucapin maaf dan terimakasih kepada hati atas segala sesuatu yang terasa. Marah ceria antusias sebel haru khidmat dan sejuta perasaan lain yang terjadi dalam hati. Yang kuat ya kamu menjadi bagian dari hidup Lia. Yang sabar ya kamu melalui segalanya bareng Lia hingga akhir nanti. Bantu Lia ya, Hati, agar senantiasa bisa mengontrol perasaan yang datang dengan tiba-tiba. Kamu harus sehat, agar anggota tubuh Lia yang lain pun akan sehat. Kamu harus bahagia, agar anggota tubuh Lia yang lain pun turut merasa bahagia.

Aku tau kamu pasti sedikit merasa sempit karena terpenuhi berbagai rasa yang tertahan dan tidak bisa kuungkapkan. Kamu pasti sering merasa sakit karena sikap perasa aku. Kamu pasti sering merasa pedih karena sifat cengengku. Kamu juga pasti sering merasa bahagia atas segala yang aku lalui di hari yang kurasa membahagiakan. Kamu juga pasti sering merasa lepas, karena sikap aku yang terkadang melakukan hal hal yang membuatmu tenang.

Kamu hebat, Hati. Belasan tahun ini merasakan banyak hal dan kamu tetap bertahan dan baik baik saja. Maaf ya, Hati. Terkadang aku mengkonsumsi makanan yang bisa jadi membuat kamu merasa sakit dsb. Aku janji akan mengurangi junkfood junkfood itu. Oya. Kamu butuh ketenangan juga kan, Hati? Oleh karena itu aku juga berusaha untuk memerangi pikiran negatif yang acapkali muncul saat aku terjaga di sepertiga malam. Fikiran negatif itu berkompromi bersama rasa ngantuk, udara dingin dan rasa takut untuk ke tempat wudhu huhu. Jadi, mari kita bekerjasama ya, Hati, agar kita mendapat ketenangan dari-Nya.

Dan kamu tau, sekarang kamu merasa lega kan? tiba-tiba perasaan tidak karuan itu hilang dengan sendirinya ya. Alhamdulillaah.. Sepertinya kita memang harus sering 'berkomunikasi' ya hati. Kamu tau sendiri kan aku terkadang kesulitan untuk 'berkomunikasi' dengan mu. Aku sering merasa ramai bahkan disaat sendiri. Padahal aku tau, bukan hanya yang 'diluar' yang perlu aku latih dan kembangkan, tapi kamu juga harus kan,Hati? Sampai-sampai seseorang di luar sana mengingatkan ku untuk memperhatikan keadaanmu. Maaf ya, Hati :'(

Hati, aku terkadang bingung dengan yang kamu inginkan. Mungkin aku kurang pdkt kali ya ke kamu sampe-sampe kurang ngerti inginmu hehe maafiiin.. Tapi aku gaakan pernah berhenti kok buat usaha mengartikan dan memaknai yang kamu rasa dan kamu ingin. Semangat!

Dan  atas segala rasa yang terdefinisikan maupun tidak, aku menyayangimu, hati. Begitu juga terhadap penciptamu. Yang Maha Agung yang telah menitipkan mu kepadaku. Semoga aku berhasil menjagamu dari hal-hal yang sepatutnya tidak kau rasa, ya :)

Salam cinta,

Lia Amalia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar